(By Must Be’, 01 April 2008)
Kau datang bagai presiden
presiden pengatur jagat raya
pembuat “akhir kiamat” manusia
kedatanganmu ditunggu, dipuja
tapi tak sedikit yang mencaci
kehadiranmu banyak yang menanti
dengan seribu satu ekpresi
Kabar presiden akan datang tak lama lagi
semua bersiap, bersolek menata diri
karna tersiar kabar : siapa yang tak menanti
dengan segenap hati dan pancaran do’a ilahi
apalagi mengabaikan itu hari, dia akan mati
mati dengan anganan terpenggal basi
karena semua tiada arti, sampai-sampai
sanak famili di kampung halamanpun menunda ngaji
dan akhirnya menyesal, kenapa dulu aku tak berbenah diri
UAN...UAN kenapa pula kau harus kemari
kenapa jumlahmu sebatas hitungan jari
kenapa pula musti kelas akhir ini
kenapa pula gak sekalian kelas penerus kami
semua aku tak mengerti, mungkin rumput bergoyang
yang tahu akan ini
UAN…UAN kenapa pula kau datang
datang membawa “bencana”
karenamu yang lain menjadi anak bawang
nilaimu kelulusanku dipertaruhkan.
Tapi , dengar baik-baik wahai presiden UAN
aku tak takut bersua denganmu.
Tenagaku masih full tank untuk melayanimu.
Datanglah dengan segenap ajudan dan pelayanmu!,
sekarang, besok, atau kapan saja sesukamu
karena aku sudah siap sejak aku di perut ibuku
|
|
HIDUP ITU INDAH, TAPI KALANYA HIDUP ITU MENAKUTKAN, MENEGANGKAN, DAN JUGA MEMBOSANKAN. HIDUP MELIPUTI BANYAK HAL KEGIATAN DARI YANG SEPELE SAMPAI YANG JELIMET. BANYAK HAL YANG KITA LALUI, TAPI KADANG KITA MELUPAKAN SESUATU YANG BERHARGA SAAT ITU. UNTUK ITULAH PERLU ADANYA "CATATAN PENTING KEHIDUPAN" AGAR SUPAYA KENANGAN DAN PELAJARAN ITU TAK SIRNA DAN DAPAT MENJADI PELAJARAN TATKALA KITA BUKA DAN KITA RENUNGKAN
Jumat, 30 Januari 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar